Jumat, 29 Agustus 2008

ANTIOKSIDAN ALAMI Hapus Likopen

Merah berarti berani. Tetapi untuk buah dan sayuran, merah adalah perlambang
Dari kekayaan kandungan antioksidan. Buah dan sayuran seperti itu ternyata mampu
Menangkal berbagai penyakit degeneratif.

Anda yang sering menjadi perokok pasif, secara tidak sengaja menghirup asap knalpot atau sering berada dalam ruangan ber- AC yang tidak pernah ada sirkulasinya. bersiap-siaplah menjadi korban selanjutnya penyakit ISPA, paru-paru sampai kusamnya raut wajah dan kulit. Tidak hanya anda sebagai marketing atau operator, anda pun yang berada di belakang meja juga harus mewaspadai berkurangnya antioksidan dalam tubuh kita .
Likopen terdapat dalam buah-buahan berwarna merah seperti tomat, semangka,jambu biji, pepaya merah, stroberi,jeruk bali merah dan delima. Likopen merupakan pigmen karotenoid yang berwarna merah. Pigmen ini termasuk ke dalam golongan senyawa fitokimia yang mudah ditemui pada tomat dan buah-buahan lain yang berwarna merah.
Pigmen ini juga terdapat di dalam darah manusia, sekitar 0,5 mol per liter darah. Nama Likopen diambil dari spesies tomat, yaitu Solanum lycopersicum, karena memang kandungan likopen dalam tomat cukup tinggi dibandingkan di buah lain. Likopen memiliki rumus kimia C4OH56 yang terdiri dari banyak ikatan rantai ganda yang saling berkonjugasi.
Setiap ikatan rantai ganda yang diperlukan untuk elektron bertransisi ke tingkat energi yang lebih tinggi, sehingga molekul dapat menyerap sinar tampak pada gelombang yang lebih panjang. Hal inilah yang menyebabkan likopen dapat menghasilkan warna merah. Warna merah ini dapat tereduksi bila likopen teroksidasi akibat proses pemanasan atau reaksi dengan asam.
Adapun manfaat dan keunggulan dari likopen sebagai berikut :

1. Anti Kanker
Likopen telah mencuri perhatian para ilmuwan pangan karena diduga bermanfaat untuk mencegah penyakit kanker, terutama kanker prostat. Sebuah penelitian yang melibatkan 473 pria yang dilakukan di Universitas Yale menunjukkan fakta, bahwa pria yang sehat (bebas kanker prostat) memiliki lebih banyak kadar likopen di dalam darahnya dibandingkan mereka yang menderita kanker. Penelitian lain di Universitas Harvard juga membuktikan bahwa pria yang mengkonsumsi likopen dalam jumlah banyak memiliki resiko penyakit kanker lebih rendah, Khususnya kanker prostat.
Ada lagi penelitian yang melaporkan bahwa wanita yang mengkonsumsi tomat minimal tiga buah dalam seminggu memiliki resiko terkena kanker tulang tengkuk 40 persen lebih rendah daripada tidak mengkonsumsi. Selain itu Likopen dapat mengatasi kanker lambung yang disebabkan oleh infeksi Helicobacter pylori.
2. Tingkatkan Gairah Seks
Konsumsi Likopen diyakini juga dapat meningkatkan kualitas seks. Likopen dapat meningkatkan jumlah sperma, memperbaiki struktur sperma, dan meningkatkan agresivitasnya. Dengan demikian likopen otomatis dapat meningkatkan fasilitas fertilitas seorang pria. Likopen merupakan salah satu dari 650 jenis karetenoid yang secara normal terdapat dalam konsentrasi tinggi pada testis.

3. Antioksidan
Aktivitas antioksidan likopen dua kali lebih kuat dibandingkan betakaroten dan sepuluh kali lipat lebih kuat jika dibandingkan dengan vitamin E. Jadi reaksi likopen sebagai antioksidan didalam tubuh lebih baik daripada vitamin A,C,E maupun mineral lainnya. Karena sifat antioksidannya tinggi, maka likopen sangat baik untuk perokok ringan ataupun perokok pasif. Asap rokok diketahui mengandung NO cukup tinggi. NO dapat bereaksi dengan oksigen membentuk radikal bebas NO2 yang sangat berbahaya. Dalam penelitian, kehadiran likopen secara invitro sangat efektif untuk melindungi limfosit dari radikal bebas NO2.

4. Atasi Diabetes
Survei pemeriksaan Gizi dan kesehatan nasional di Amerika Serikat meneliti pengaruh makanan kaya karetenoid terhadap kadar gula darah penderita diabetes melitus. Penelitian itu melibatkan 1.010 orang sehat, 277 orang pengidap pra-diabetes yang mengalami gangguan toleransi glukosa, dan 148 orang pengidap diabetes. Setiap responden diambil sampel darahnya dan diukur kadar kelima macam karetenoidnya, yaitu alfakaroten,betakaroten, lutein-zakaroten,kriptoxantin dan likopen.


7 CARA MENDAPATKAN LIKOPEN KONSENTRASI TINGGI

Dengan mengkonsumsi buah-buahan berwarna merah, kandungan likopen didalamnya akan masuk dan diolah oleh tubuh kita. Hebat likopen, zat ini tahan terhadap proses pemasakan dan tidak cepat rusak. Sebagai contoh, kandungan likopen pada tomat rebus tidak jauh berbeda dengan tomat segar.
Berikut cara mendapatkan Likopen dalam jumlah tinggi:

1. Likopen dalam jus tomat yang telah melalui proses pemanasan lebih banyak diserap dibandingkan dengan jus tomat yang tidak diolah.
2. Konsumsi jus tomat yang sudah dimasak pada medium minyak akan menghasilkan kenaikan konsentrasi likopen dalam darah sekitar dua sampai tiga kali lipat dibandingkan yang mentah.
3. Proses pemasakan, pemotongan, ataupun pencincangan dapat mempertinggi ketersediaan biologis likopen dengan cara memecah dinding-dinding sel yang kukuh menjadi bagian-bagian yang lebih siap pakai, sehingga membuat likopen lebih mudah diambil.
4. Konsumsilah tomat sebanyak 400 – 600 gram sehari. Cara terbaik untuk mendapatkan manfaat likopen secara maksimal adalah dengan mengukus tomat sekitar 5-10 menit hingga kulit luarnya terkelupas. Tujuannya supaya matriks yang menempel pada kulit luar itu terlepas. Dengan demikian, likopen yang terikat dengan matriks bisa dilepaskan secara mudah.
5. Lebih baik mengkonsumsi buah-buahan segar dan produk olahannya daripada suplemen likopen.
6. Omega 3 pada seafood akan meningkatkan efektivitas dari likopen itu sendiri. Sebagai fitokimia, likopen juga memiliki sifat toksin, sehingga aman dikonsumsi tanpa menimbulkan efek samping.
Nah, anda yang sehari-hari bekerja aktif sudah saatnya mengenal antioksidan alami yakni likopen. Selain tomat, likopen juga terdapat di buah aprikot,cabe merah, anggur,saus pizza,saos spaghetti, dan jus sayuran. Selamat mencoba. ###

*)HEALTYNEWS

SENAM

A. PENGERTIAN DAN SEJARAH SENAM (Bagian I)

Senam berasal dari bahasa Inggris disebut “Gymnastic” yang berasal dari kata “gymnos” melakukan latihan senam di ruangan khusus yang disebut “Gymnasium” atau “Gymnasion”. Tujuannya adalah untuk mendapatkan kekuatan dan keindahan jasmani. Cara melakukannya sambil berpakaian minim atau telanjang. Maksudnya mungkin agar dapat leluasa bergerak. Namun yang melakukan senam ini hanya kaum pria.
Senam di Negara Indonesia sudah dikenal sejak zaman penjajahan Belanda. Pada waktu itu namanya “Gymnastiek”, zaman jepang dinamakan “Taiso”. Pemakaian istilah “senam” sendiri kemungkinkan bersamaan dengan pemakaian kata olahraga sebagai pengganti kata sport.
Senam sejak Yunani kuno sampai sekarang ini telah mengalami perkembangan yang sangat pesat, seiring dengan kemajuan dibidang ilmu pengetahuan dan teknologi. Perkembangan itu terlihat dalam bentuk-bentuk gerakan, sistematika latihan maupun tujuan-tujuannya.
Apakah senam itu? Untuk menjawab pertanyaan demikian alangkah baiknya diberi jawaban dengan mengemukakan batasan. Namun itu tidaklah mudah hal ini disebabkan ruang lingkup senam sekarang demikian luasnya. Batasan itu perlu untuk membedakan senam dengan cabang olahraga lainnya; untuk itu perlu dikemukakan dulu apa ciri-ciri dan kaidah-kaidah senam itu.

Ciri dan kaidah senam ialah :
• Bahwa gerakan latihannya selalu dapat direncanakan, dipilih dan disiptakan oleh guru, pelatih bahkan pelaku sendiri.
• Bahwa gerakan latihan terpilih itu harus disusun secara sistematis (merupakan suatu kebulatan latihan).
• Penyusunan pemilihan gerakan itu harus sesuai dengan prinsip-prinsip tertentu sesuai dengna tujuan atau kebutuhan si pelaku.

Dengan melihat ciri-ciri dan kaidah-kaidah tersebut, maka batasan mengenai senam dapat dirumuskan sebagai berikut :
“Senam adalah latihan jasmani / olahraga yang bentuk-bentuk gerakannya dipilih dan disusun secara sistematis berdasarkan prinsip-prinsip tertentu sesuai dengan kebutuhan atau tujuan si penyusun”.
Dari batasan diatas, dapat diambil kesimpulan bahwa setiap orang, guru atau pelatih olahraga dapat menentukan tujuan, memilih dan menyusun latihannya sendiri sesuai dengan kebutuhan atau tujuan untuk apa. Mungkin untuk memelihara kesegaran jasmani, menambah keterampilan, keindahan bentuk dan lain-lain.


B. SEJARAH SENAM

Sejarah perkembangan senam dimulai sejak zaman kuno, sebelum Masehi, baik di dunia barat, di dunia timur atau di timur tengah. Materinya dibagi dalam empat bagian yang masing-masing merupakan satu era dengan cirinya masing-masing : yaitu zaman kuno, zaman Abad pertengahan dan permulaan zaman modern, zaman modern di eropa dan bagian akhir adalah senam di abad ke Duapuluh.
Pengetahuan tentang sejarah terkadang membosankan bila kita hanya melihat dongengnya saja. Tapi apabila anda perhatikan dengan seksama, maka di dalamnya penuh dengan buah pikiran, kejadian, situasi, sifat, tingkah laku, yang indah, yang jahat, yang bermanfaat dan sebagainya, yang semuanya akan menambah wawasan pribadi anda yang tentu akan sangat berguna bagi anda sebagai individu maupun sebagai anggota masyarakat.
Dengan memahami sejarah senam sejak zaman kuno sampai sekarang, anda akan menghargai karya dan buah pikiran orang lain sebelum anda dan banyak di antaranya yang dapat anda jadikan contoh suri teladan dalam menjalankan tugas anda sehari-hari baik sebagai pendidik ataupun sebagai siswa.

SENAM PADA ZAMAN KUNO

Sejarah perkembangan senam erat sekali hubungannya dengan perkembangan pendidikan jasmani dan pendidikan pada umumnya. Sejak dahulu, para ahli filsafat percaya bahwa tingkat kesegaran jasmani masyarakat (istilah sekarang) menurun maka tingkat pendidikannya juga akan menurun. Bila hal ini terjadi, maka para pendidik harus mengarhkan perhatiannya pada faktor peningkatan kesegaran jasmani nasional. Kenyataan yang berusaha memasukkan senam dan pendidikan jasmani ke dalam kurikulum sekolah adalah para ahli filsafat dan pemimpin masyarakat. Dewasa ini orang percaya bahwa pendidikan jasmani merupakan aspek penting dari program pendidikan umum. Sejarah perkembangan senam dan pendidikan jasmani pada umumnya merupakan evolusi yang dipengaruhi oleh tuntutan dan keadaan negara, pemerintah, kota, lembaga-lembaga maupun kelompok dan individu/perorangan.

Mesir 2000 s.M

Para ahli berpendapat bahwa berdasarkan penemuan-penemuan pada peninggalan bangsa mesir kuno yang terdapat dalam piramida-piramida, senam telah menjadi kebudayaan penduduk. Dalam hal ini dapat dilihat pada tulisan-tulisan, gambar-gambar, relief dan mosaics. Bangsa mesir menggemari perlombaan senam, latihannya banyak berbentuk senam lantai seperti tubling. Ada pula latihan berbentuk yoga.

Yunani Kuno. 1000 – 800 s.M

Orang yunani saat itu membentuk tujuan pendidikannya ialah keutamaan individu . ini dapat dicapai dengan mengembangkan motto “men of action dan Men of Wisdom” orang terampil (yang sehat dan kuat) dan orang yang bijaksana. Prinsip ini dimasukkan ke dalam program pendidikan jasmani yang tujuannya membentuk prajurit. Maksudnya untuk mengatasi situas yang memaksa. Yunani memusatkan latihannya kepada keterampilan dan kualitas keprajuritan. Mereka menyuakai pertandingan beregu maupun perorangan yang secara langsung terasa pengaruhnya hingga sekarang. Mereka telah juga memberi kepada pendidikan jasmani dengan menambah sportivitas, menyukai olahraga dan perjuangan.
Senam pada masa itu bersifat informal dan sebagian besar kegiatan tersebut berhubungan erat dengan upacara keagamaan. Cerita tentang llliad dan Odyssey menunjukkan bahwa hanya orang, yang turut serta dalam olahraga semacam itu.

KEBUGARAN JASMANI




BENTUK-BENTUK LATIHAN KEBUGARAN JASMANI

1. Latihan Peningkatan Kelincahan
Kelincahan (agility) adalah kemampuan seseorang untuk dapat mengubah arah dengan cepat dan tepat pada waktu bergerak tanpa kehilangan keseimbangan. Kelincahan berkaitan dengan tingkat kelentukan. Tanpa kelentukan yang baik seseorang tidak dapat bergerak dengan lincah. Selain itu, faktor keseimbangan sangat berpengaruh terhadap kemampuan kelincahan seseorang.
Bentuk-bentuk latihan kelincahan antara lain : lari bolak balik (shuttle – run), lari belak-belok (zig-zag), dan jongkok – berdiri (squat thrust).

a. Latihan Mengubah gerak tubuh arah lurus (shuttle run)
1) Tujuannya : melatih mengubah gerak tubuh arah lurus.
2) Cara melakukannya adalah sebagai berikut :
a) Lari bolak-balik dilakukan dengan secepat mungkin sebanyak 6 – 8 kali (jarak 4 – 5 meter).
b) Setiap kali sampai pada suatu titik sebagai batas, si pelari harus secepatnya berusaha megubah arah untuk berlari menuju titik larinya.
c) Perlu diperhatikan bahwa jarak antara kedua titik tidak boleh terlalu jauh, dan jumlah ulangan tidak terlampau banyak sehingga menyebabkan kelelahan bagi si pelari.
d) Dalam latihan ini yang diperhatikan ialah kemampuan mengubah arah dengan cepat pada waktu bergerak.






b. Latihan lari belak-belok (zig-zag)
1) Tujuannya : melatih mengubah gerak tubuh arah berkelok-kelok.
2) Cara melakukannya adalah sebagai berikut :
a) Latihan bolak-balik dengan cepat sebanyak 2-3 kali antara beberapa titik (misalnya 4 -5 titik).
b) Jarak setiap titik sekitar dua meter.
c. Latihan mengubah posisi tubuh / jongkok-berdiri (squat-thrust)
a) Tujuannya : melatih mengubah posisi tubuh (jongkok dan berdiri tegak).
b) Pandangan ke arah depan.
c) Lemparkan kedua kaki belakang sampai lurus dengan sikap badan telungkup dalam keadaan terangkat.
d) Dengan serentak kedua kaki ditarik ke depan, kemudian kembali ke tempat semula
e) Latihan ini dilakukan berulang-ulang dengan gerakan yang sama.







d. Latihan Kelincahan bereaksi
1) Tujuannya : melatih kelincahan dalam melakukan suatu reaksi gerakan.
2) Cara melakukannya adalah sebagai berikut :
a) Berdiri dengan sikap ancang-ancang, kedua lengan di samping badan dengan sikap bengkok, perhatikan aba-aba peluit.
b) Bunyi peluit pertama, lari kedepan dengan secepat-cepatnya.
c) Bunyi peluit kedua, lari mundur secepat-cepatnya.
d) Bunyi peluit ketiga, lari kesamping kiri secepat-cepatnya.
e) Bunyi peluit keempat, lari ke samping kanan secepat-cepatnya
f) Latihan ini dilakukan terus – menerus secara berangkai tanpa berhenti dahulu.

Rabu, 27 Agustus 2008

MANFAAT PUASA

SAAT memasuki bulan suci Ramadhan, menjadi kewajiban umat Muslim yang beriman untuk menjalankan puasa. Umat Islam harus menahan lapar dan haus meski suasana siang hari begitu menyengat.

Jika puasa dilandasi keimanan dan keikhalasan, maka perjuangan seharian menahan lapar dan haus tiada berarti apa-apa. Apalagi, puasa ternyata juga menyimpan sejumlah manfaat, termasuk salah satunya adalah manfaat kesehatan.

Penelitian menunjukkan, puasa sangat baik dilakukan oleh orang yang kadar kolesterol di dalam darahnya tinggi. Kadar kolesterol darah yang tinggi secara jangka panjang bisa mengakibatkan penyumbatan pembuluh darah. Bila hal ini terjadi di otak, maka terjadilah stroke, dan bila terjadi di daerah jantung maka timbullah penyakit jantung.

Dari hasil penelitian pula diketahui, puasa bisa meningkatkan kolesterol ‘baik’ (HDL) sebanyak 25 titik, dan menurunkan lemak trigliserol sekira 20 titik. Lemak trigliserol merupakan bahan pembentuk kolesterol ‘jahat’ (LDL).

Bahkan, puasa juga mampu mengurangi produksi senyawa oksigen yang bersifat racun (radikal bebas oksigen). Radikal bebas oksigen yang berlebihan di dalam tubuh akan mengurangi aktivitas kerja enzim, menyebabkan terjadinya mutasi, dan kerusakan dinding sel. Ada sekira 50 penyakit degeneratif, termasuk penyakit jantung dan stroke, dicetuskan dan diperparah oleh senyawa radikal bebas.

Selain itu, bagi yang sehat, puasa akan mengurangi risiko terkena penyakit diabetes tipe-2. Sebab, pada saat berpuasa, dengan sendirinya konsumsi kalori secara fisiologis akan berkurang. Hal ini akan mengurangi sirkulasi hormon insulin dan kadar gula darah. Lebih jauh, hal ini akan meningkatkan sensitivitas hormon insulin dalam menormalkan kadar gula darah. Pengontrolan gula darah yang baik akan mencegah penyakit diabetes tipe-2.

Manfaat puasa yang lain? Masih banyak. Misalnya, mendorong terjadinya rejuvinasi (pergantian) sel-sel tubuh, membantu menurunkan tekanan darah bagi yang menderita tekanan darah tinggi. Berat badan juga akan turun, dispepsia (maag) fungsional kebanyakan akan membaik berkat puasa, penyakit kulit khususnya jamur akan lebih cepat membaik, puasa dapat meningkatkan volume semen, persentase spermatozoa hidup dan jumlah total spermatozoa. (diolah dari berbagai sumber/mbs)

Puasa & Olahraga

Puasa bukan alasan untuk bermalasmalasan, termasuk dalam soal aktivitas fisik. Olahraga misalnya, bisa dilakukan dengan menyesuaikan waktu dan intensitas latihan.
Kebiasaan bermalas-malasan saat berpuasa justru berakibat badan menjadi lemas dan daya kerja tubuh tidak optimal. Stamina lemah membuat penyakit mudah datang.

Padahal, bila dilakukan dengan benar, puasa justru membuat tubuh menjadi sehat. Jika tidak berpuasa, saluran pencernaan bekerja ekstra keras, maka saat puasa pekerjaan jadi lebih ringan. Asam lambung dan enzim pun dapat beristirahat dengan baik. Saat puasa itulah zat racun sebagai sumber penyakit pun dibuang.

Keteraturan frekuensi makanan dengan takaran yang tepat, memberi dampak pada peningkatan kualitas profil darah. Karena itu saat puasa selesai, tubuh menjadi lebih sehat dibandingkan sebelumnya.

Namun, jika puasa dibuat alasan untuk malas, tentu tidak akan memberi manfaat bagi tubuh. Apalagi bila saat berbuka, justru dijadikan ajang balas dendam dengan makan tidak terkendali. Akibatnya,bukan sehat yang didapat, justru lemak yang bertambah.

“Bila itu ditambah dengan meninggalkan olahraga, efeknya adalah berat badan akan meningkat setelah Lebaran. Sebab, saat malam dia makan macam-macam, setelah itu tubuh tidak dipakai untuk apa-apa,” ungkap Personal Trainer Leader di Gold’s Gym Citraland Jakarta Bobby Ferdian.

Menurut dia, potensi penambahan berat badan sangat kuat, ditunjang perhatian yang kurang terhadap pola makan dan kebiasaan istirahat. Apalagi bagi mereka yang sebelumnya terbiasa olahraga, puasa justru membuat kegiatan tersebut dihentikan, akan terjadi penurunan drastis pada tubuh.

“Usahakan jangan berhenti sama sekali. Boleh menurunkan intensitas latihan, tapi jangan berhenti,” kata trainer yang terjun secara profesional sebagai instruktur sejak tujuh tahun lalu.

Selain menstabilkan kondisi tubuh, olahraga diperlukan untuk melatih sistem kardiovaskular. Olah pernapasan saat berolahraga dengan mengambil oksigen dapat meningkatkan kesegaran untuk aktivitas harian.

Namun, olahraga tersebut mesti dilakukan sesuai dengan porsi kekuatan daya tahan tubuh. Sebab, setiap orang memiliki daya tahan tubuh berbedabeda. Olahraga yang berat sementara kondisi tubuh lemah juga tidak baik. Itu sebabnya saat puasa intensitas olahraga bisa dikurangi, atau cara lainnya dengan mengambil olahraga yang memiliki intensitas rendah.

“Saat sebelum berbuka, kita bisa mengambil kelas aerobik yang intensitasnya rendah atau menengah, seperti yoga, pilates, body balance, tai chi, maupun kelas stretching,” tutur Bobby.

Untuk olahraga lain, bisa menggunakan sepeda, spinning atau jalan pakai treadmil. Olahraga seperti jalan sehat atau jalan cepat juga bisa menjadi pilihan. Olahraga kardio tersebut justru dianjurkan sebelum berbuka puasa. Latihan pembakaran yang berfungsi untuk kardiovaskular tersebut bermanfaat saat perut kosong.

Satu atau setengah jam sebelum berbuka, latihan kardio bisa membakar lemak untuk dipergunakan sebagai energi. Sembari menunggu waktu, pembakaran lemak akan berlangsung maksimal. “Setelah dia bisa minum yang manis untuk mengembalikan fisiknya seperti semula,” sebut Bobby.

Menurut personal trainer profesional lainnya, Jefry Sihite, latihan seperti, yoga, pilates, body balance, lebih pas dilakukan saat berpuasa. Selain intensitas rendah, latihan tersebut juga memiliki manfaat bagi pikiran dan jiwa.

Latihan seperti yoga mungkin terlihat sederhana, tapi gerakan tersebut tidak hanya mengandalkan kekuatan fisik. Saat berlatih, pikiran yang fokus sangat dibutuhkan. Gerakan-gerakan sederhana tersebut membutuhkan konsentrasi tinggi. Pikiran pun harus rileks untuk bisa melakukan latihan yang ada.

“Latihan ini bagus dilakukan saat berpuasa. Selain intensitasnya rendah, latihan ini juga melatih mind and body,” ujar Jefry yang kini menjabat Group Exercise Coordinator di Gold’s Gym Citraland Jakarta.

RANJAU DARAT


Peserta berpindah dari satu tempat ke tempat lain, melangkah melalui petak-petak tak beranjau di antara petak yang beranjau.

Prestasi dinilai dari :

• Seberapa cepat anggota kelompok bisa menyeberang.
• Jumlah anggota kelompok yang menginjak ranjau.

Contoh petak (angka menunjukkan urutan rute perjalanan terpendek, bom menunjukkan petak berbom).
Tanda bom bisa digambar / ditempel pada batu/ benda yang mudah dibolak-balik.

• Peserta mulai dari petak “start/ mulai” dan selesai di petak “finish/sampai”.
• Tiap – tiap anggota kelompok melangkah melalui petak-petak tersebut satu persatu boleh ke depan, kebelakang, kiri, kanan, maupun serong.
• Di setiap petak peserta harus melihat tanda apakah petak tersebut aman/ berbom. Jika aman, peserta bisa melanjutkan ke petak pilihan berikutnya. Jika di petak tersebut tersembunyi bom, maka peserta gugur, dan temannya harus memulai kembali dari petak awal lagi.
• Peserta yang sudah gugur tidak diperbolehkan memberikan petunjuk apapun kepada temannya yang sedang bermain. Peserta yang belum gugur / belum bermain boleh (mencoba) memberi bantuan.
• Setelah melihat petunjuk, peserta harus mengembalikan daun/ batu ke posisi semula.
• Jika seluruh anggota kelompok terkena ledakan/ gugur, sedangkan perjalanan belum berakhir, maka peserta yang gugur bisa dihidupkan kembali untuk melanjutkan permainan (dengan kompensasi tertentu).
• Petak dibatasi oleh tali rafia, sementara kode petak dapat dilihat di balik batu bata.
• Tanda silang di balik batu-bata menunjukkan petak berbom, sedangkan tanda titik menunjukkan petak aman.

LATIHAN KONDISI FISIK

Pentingnya Kondisi Fisik

Kondisi fisik atlet memegang peranan yang sangat penting dalam suatu program latihan. Program latihan kondisi fisik haruslah direncanakan secara baik dan sistematis, ditujukan untuk meningkatkan kesegaran jasmani dan kemampuan fungsional dari sistem tubuh sehingga dengan demikian memungkinkan atlet untuk mencapai prestasi yang lebih baik.
Jika kondisi fisik baik maka:
1.Akan ada peningkatan dalam kemampuan sistem sirkulasi dan kerja jantung.
2.Akan ada peningkatan dalam kekuatan, kelentukan, stamina, kecepatan dan komponen
kondisi fisik lainnya.
3.Akan ada ekonomi gerak yang lebih baik pada waktu latihan.
4.Akan ada pemulihan yang lebih cepat dalam organ-organ tubuh setelah latihan
5.Akan ada respons yang cepat dari organisme tubuh kita apabila sewaktu-waktu respon
demikian diperlukan.

Kalau faktor-faktor tersebut tidak atau kurang tercapai setelah suatu masa latihan kondisi fisik tertentu, maka hal ini berarti bahwa perencanaan dan sistematik latihan kurang sempurna. Karena sukses dalam olahraga sering menuntut keterampilan yang sempurna dalam situasi strees dalam meningkatkan prestasi atlet.
Jadi, sebelum diterjunkan ke dalam gelanggang pertandingan, seorang atlet harus sudah berada dalam suatu kondisi fisik dan tingkat fitness yang baik untuk menghadapi intensitas kerja dan segala macam strees yang akan dihadapinya selama bertanding.
Tanpa adanya kondisi fisik yang seksama dan serius atlet harus dilarang untuk mengikuti suatu pertandingan.
Saat-saat yang paling berbahaya dalam latihan biasanya adalah tiga atau empat minggu pertama dari musim latihan, oleh karenanya pada saat itu atlet biasanya belum memiliki kekuatan, kelentukan, daya tahan dan keterampilan yang cukup, yang berarti bahwa kondisi fisiknya masih jauh di bawah kondisi yang diperlukan untuk suatu latihan yang berat atau pertandingan. Faktor yang lain adalah, bahwa dia belum cukup lincah dalam melakukan gerakan-gerakan sehingga kekakuan bergerak sering dapat menyebabkan timbulnya cedera-cedera otot dan sendi.
Dalam melakukan latihan-latihan kondisi fisik serta perkembangan fitness yang optimal, banyak tekanan yang harus diberikan pada perkembangan tubuh secara keseluruhan yang secara teratur harus ditambah dalam intensitasnya. Dalam pre-season, yaitu musim latihan jauh sebelum pertandingan, berbagai komponen kondisi fisik harus dilatih agar pada waktu atlet memasuki musim-musim latihan berikutnya yaitu early dan mid season, dia sudah mencapai kondisi fisik yang baik.
Proses conditioning dalam olahraga adalah suatu proses yang harus dilakukan dengan hati-hati, dengan sabar, dan dengan penuh kewspadaan terhadap atlet. Melalui latihan yang berulang-ulang dilakukan, yang sedikit demi sedikit ditambah dalam intensitas dan kompleksitasnya, atlet lama-kelamaan akan berubah menjadi orang yang lebih lincah, lebih kuat, lebih terampil dan dengan sendirinya lebih efektif.
Proses conditioning harus dapat membangkitkan reaksi-reaksi yang positif dalam tubuh kita, yaitu kemajuan dalam organisasi neurophysicologis kita, dan kemajuan dalam penyesuaian perubahan-perubahan(adaptive alterations) dalam jaringan-jaringan tubuh kita.
Para ahli olahraga berpendapat bahwa atlet yang mengikuti suatu program latihan kondisi fisik pre-season yang intensif selama 6 – 10 minggu akan memiliki kekuatan, daya tahan, dan stamina yang lebih baik selama musim latihan berikutnya, dibandingkan dengan atlet-atlet yang memulai program kondisinya hanya satu-dua minggu sebelum permulaan musim latihan.
Setelah atlet mencapai tingkatan kondisi fisik yang baik untuk menghadapi musim-musim berikutnya, latihan-latihan kondisi tersebut harus tetap dilanjutkan selama musim dekat pertandingan. Meskipun tidak seintensif seperti sebelumnya, agar tingkatan kondisi fisik dapat tetap dipertahankan selama musim-musim latihan tersebut.
Selanjutnya akan diuraikan berbagai macam serta bentuk latihan kondisi fisik yang sebaiknya dimasukkan dalam program latihan kondisi tersebut.

Kamis, 21 Agustus 2008

Penggunaan Energi Pada Aktivitas Otot

Aktivitas olahraga seringkali memberikan contoh paling jelas tentang pengeluaran energi seseorang. Pemain bola basket yang melakukan Lay up harus mengeluarkan energi yang sangat banyak, meskipun hanya sesaat. Sebaliknya, perenang jarak jauh mengeluarkan energi dalam jumlah sedang untuk beberapa jam. Tulisan ini membahas proses bagaimana tubuh menghasilkan energi untuk aktivitas otot. Tulisan ini ini juga memberikan gambaran pada anda tentang pola pengeluaran energi yang khusus diamati selama latihan dan mencakup penjelasan mengapa penampilan olahragawan sering dibatasi oleh kemampuan memindahkan energi.
ENERGI, KERJA DAN TENAGA
Dalam olahraga, biasanya kita menyebut seorang olahragawan memiliki”banyak tenaga” atau “kehabisan tenaga”. Dengan demikian, kita cenderung menyebut olahragawan “pekerja keras”. Atau “kerja seperti kuda”, dan tentu saja kita sering menunjuk beberapa olahragawan sebagai “penuh tenaga”. Karena penggunaan istilah tertentu sering mengaburkan arti yang sebenarnya, kita akan mengawali uraian ini dengan memberi definisi tentang energi, kerja dan tenaga.

ENERGI
Energi adalah daya untuk melakukan kerja. Meskipun diketahui dalam berbagai bentuk, energi umumnya diukur dengan satuan panas kilokalori (kkal). Satu kkal adalah banyaknya panas yang dibutuhkan untuk menaikkan temperatur 1 Liter air 1°Celcius. Energi ada dua bentuk, energi potensial dan energi kinetik.
Sumber energi potensial diperoleh dimana-mana. Misalnya, badan peloncat yang naik menuju papan loncat mempunyai energi potensial yang sangat besar. Potensi untuk melakukan kerja ini secara jelas dipertunjukkan ketika peloncat meninggalkan papan loncat dan turun dengan cepat ke kolam dibawahnya. Energi potensial juga disimpan dalam bentuk seperti panas dan listrik serta dalam susunan bahan kimia seperti bahan makanan.
Energi kinetik adalah energi gerak, dan oleh karenanya dapat diamati dalam kegiatan olahraga. Dalam atletik kita sering melihat pemindahan energi potensial ke energi kinetik dengan cepat. Dalam contoh yang dikutip sebelumnya, energi potensial pelompat secara cepat diubah bentuknya ke dalam energi kinetik ketika gerakan turun terjadi. Demikian pula halnya dengan pemain tengah belakang pada sepakbola yang berlari cepat ke tengah lapangan mempertunjukkan energi kinetik tingkat tinggi. Sumber energi sepakbola ini akan dibicarakan dalam tulisan berikutnya.
Konsep utama mengenai energi disimpulkan dalam hukum dasar fisika. Yakni, energi tidak diciptakan maupun dirusak, tetapi ia dapat berubah bentuk. Jadi, olahragawan tidak menciptakan energi, juga tidak merusak atau membatasinya. Tetapi mereka secara terus menerus mengubah bentuk energi kimia potensial ke energi mekanik kinetik. Perubahan bentuk energi adalah dasar kegiatan otot.

KERJA
Kerja adalah penampilan energi kinetik. Kerja melibatkan gerakan dan secara kuantitatif sama dengan hasil pekalian antara tenaga dan jarak penggunaan tenaga tersebut (K = T x J, K = kerja, T = tenaga, J = Jarak).
Karena energi adalah daya untuk melakukan kerja, energi dan kerja adalah dua istilah yang dapat saling dipertukarkan, dan dapat dinyatakan dalam satuan yang sama (misalnya, kalori, kaki – pon, kilogram – meter). Jadi, suatu kerja otot tertentu dapat dianggap setara suatu jumlah energi potensial. Sebagai contoh, seorang pelari lintas alam dengan berat badan 140 pon yang lari menaiki bukit setinggi 200 kaki menghabiskan kerja 28.000 kaki pon, dan ini setara dengan kira-kira energi 9 kkal (Gambar 1).



TENAGA
Tenaga adalah kerja yang dinyatakan dalam tiap unit waktu :

T = Kerja
Waktu
Tenaga adalah suatu konsep yang sangat penting dalam menentukan kecepatan penampilan kerja. Biasanya, dalam olahraga kita kurang memperhatikan jumlah kerja yang ditampilkan olahragawan. Kita lebih memperhatikan kecepatan yang mereka tampilkan. Dalam olahraga tingkat penampilan yang lebih tinggi biasanya berkaitan dengan kecepatan kerja yang lebih tinggi ; atau tenaga besar.
Karena kerja adalah perwujudan energi kinetik, tenaga dapat dinyatakan dengan satuan kerja atau energi tiap unit waktu. Dengan contoh pelari lintas alam tersebut (gambar 1) apabila ia naik bukit dalam dua menit, tenaga yang keluar akan menjadi 14.000 kaki-pon/menit. Ini setara dengan kecepatan tenaga keluar 4.5 kkal/menit.

Rabu, 20 Agustus 2008

LARI HALANG RINTANG


Lari steeple – chase 3000 m termasuk kedalam lari jarak jauh dengan melalui rintangan-rintangan. Rintangan itu ada dua macam;
1.Rintangan Gawang
2.Rintangan Air dengan Gawang didepannya (water jump)
Pelari steeple – chase harus memiliki kecepatan seperti pelari 1500m, tetapi juga harus memiliki daya tahan seperti pelari 5000 meter, dan harus memiliki kemahiran khusus dalam melewati rintangan-rintangan tersebut.
Cara untuk melampaui rintangan gawang yang banyak digunakan adalah :
(a)Seperti lari gawang biasa,
(b)Melampaui gawang dengan menginjakkan sebelah kaki di atas gawang.


(a)Cara Lari Gawang Biasa
1.Cara seperti lari gawang biasa banyak digunakan oleh pelari-pelari yang memang memiliki kemahiran dalam lari gawang dan oleh pelari-pelari yang jangkung yang dengan mudah dapat melangkahi rintangan gawang. Yang penting adalah setelah pelari melampaui gawang dapat menjaga keseimbangan sebaik-baiknya untuk melanjutkan larinya. Sangat dianjurkan agar dapat bertumpu dengan kaki manapun.
2.Cara dengan menginjakkan kaki di atas gawang digunakan oleh pelari-pelari yang belum mahir atau belum dapat melakukan cara melangkahi gawang yang baik. Cara ini digunakan juga pada waktu melampaui rintangan air. Banyak yang menggunakan cara ini karena persamaannya, sehingga tidak perlu melompati rintangan air, maka setelah kaki menumpu diatas gawang, tidak perlu menolak dengan kuat melakukan lompatan, tetapi usahakan agar kaki yang lain secepat mungkin mendarat di tanah untuk seterusnya melanjutkan lari.


(b)Cara untuk melampaui rintangan air pada garis besarnya adalah sebagai berikut :

a.Bertumpu dari titik setengah meter di muka gawang rintangan air. Lalu melompat ke atas atas depan, setelah kakinya menapak di atas gawang pada ujung kaki.
b.Badan harus dibawa ke muka kaki, kaki yang bertumpu pada gawang menolak sekuatnya, kaki lainnya diayunkan ke depan sejauh-jauhnya, dan badan masih dalam sikap sedikit condong ke depan, sehingga menjadi gerakan melompat.
c.Pada saat melayang, tangan digunakan untuk menjaga keseimbangan badan dan kaki tumpu melakukan gerakan permulaan untuk persiapan melangkah waktu kaki ayun mendarat.
d.Mendarat dengan kaki ayun sejauh mungkin mencapai ujung bak air, dan sedikit mungkin masuk dalam air. Kaki yang mendarat sedikit di tekuk, dan badan tetap dalam keadaan sedikit condong ke depan. Kaki lainnya diangkat untuk melangkah ke depan.
Untuk dapat melampaui rintangan air dengan baik, usahakan agar jangan sampai kecepatan berkurang, bahkan kecepatan harus sedikit ditambah agar menjadi awalan untuk dapat bertolak lebih kuat pada waktu melompati rintangan air. Kurangnya kecepatan akan berpengaruh pada hasil lompatan yang kurang jauh pula, sehingga akan mendarat pada bagian dalam bak air tersebut.
Karena tahanan air dan letak lantai bak air yang miring (tidak rata), akan menyebabkan adanya kesulitan dalam melakukan gerakan melangkah ke depan selanjutnya. Ini akan menghambat kecepatan lari. Banyak para pelari steeple – chase melakukan kesalahan disini, dan biasanya terdapat pada pelari baru. Untuk menjadi pelari steeple – chase yang baik, perlu melatih cara-cara melampaui rintangan –rintangan itu dengan latihan yang sungguh-sungguh.

Selasa, 19 Agustus 2008

Dugem itu bikin bolot



Sembilan dari 1o anak muda

mengalami gangguan pendengaran

setelah semalaman dugem.

WAHAI, para clubber. Jika malam ini anda berencana datang ke klub-klub malam langganan, cobalah untuk berpikir ulang. Tak Cuma bahaya merokok dan menenggak alkohol serta Narkoba yang mengintai anda. Ada bahaya laten jika anda berlama-lama dalam sebuah klub dengan musik yang berdentam keras : telinga anda bisa bolot alias tuli ! ini juga berlaku bagi para karyawan yang bekerja di klub malam.

Sebuah survei yang dilakukan oleh lembaga Royal National Institute for Deaf People (RNID) asal inggris menemukan bahwa 90 persen partygoers usia muda mengalami gangguan pendengaran. Para responden yang mencapai 1.381 orang mengalami ketulian sementara sampai suara mendengung di telinga setelah menghabiskan waktu semalam suntuk di pub, klub malam, ataupun tempat pesta lain yang mengharuskan berteriak – teriak saat bercakap-cakap.

Sekitar seperempat responden mengaku musik di tempat-tempat hiburan malam itu terlalu riuh, sehingga sepertiganya merasa mengalami gangguan pendengaran yang cukup permanen. Menurut Chief Excekutive RNID, Inggris, Dr. John Low, penelitian mereka menunjukkan bahwa sebagian besar anak muda mengalami gangguan kerusakan pendengaran permanen tahap awal.

“Dan tidak tahu bagaimana mencegahnya”, ia menegaskan.

Pemerintah inggris sebetulnya telah mengeluarkan peraturan khusus untuk melindungi pekerja dan penikmat musik hingar-bingar dari gangguan kerusakan permanen. Aturan ini sedianya akan mulai diterapkan pada April tahun depan. Namun Low pesimistis dengan peraturan baru tersebut. “ Aturan ini tidaklah cukup untuk melindungi gangguan pendengaran yang akan dialami oleh orang-orang yang berkecimpung dalam dunia entertainment”, ia menegaskan.

Meski demikian, kepala kampanye RNID, Emma Harrison, cukup optimis dengan peraturan baru tersebut. “Paparan suara dalam desibel tinggi jelas dapat merusak gangguan pendengaran seseorang. Saya yakin aturan untuk memberi batas maksimal suara 85 desibel pada industri entertainment mampu melindungi pekerja dan pelanggan,”ucapnya yakin. Sebelumnya, batas suara maksimal yang diperkenankan pemerintah inggris dalam dunia entertainment adalah 90 desibel.

Harrison juga memberi masukan pentingnya menggunakan penyumbat telinga untuk melindungi pendengaran karyawan. “ mereka terlindung dari paparan suara keras, tapi tetap dapat mendengar order dari pelanggan,”ujarnya. Usul ini, menurut Harrison, bukan upaya mengurangi kesenangan kerja, melainkan semata-mata demi keselamatan kerja.

Usul ini ditolak mentah-mentah oleh Mark Harstings dari Asosiasi Bir dan Pub Inggris.”Meminta pekreja kami menggunakan penyumbat telinga adalah usul yang tidak logis,” ia menegaskan. Hastings sendiri mengusulkan adanya ruangan khusus yang cukup sunyi sebagai tempat istirahat bagi karyawan.

Masih berani datang ke klub malam ?

Hati-hati, jangan sampai setelah keluar dari tempat tersebut, anda tetap geleng-geleng kepala. Bukan karena alunan musik, tapi karena anda tak mendengar apa yang dikatakan orang lain. Bisa-bisa Berabe bukan ??

LANGKAH JITU MENGHINDARI GANGGUAN PENDENGARAN ALA CHIEF EXCEKUTIVE RNID, Inggris, Dr. John Low, bagi para partygoers, musisi, DJ, dan para pekerja di dunia tersebut, antara lain :

1. Ambil istirahat lima menit setiap jam dari suara hingar – bingar. Kondisi ini memberu waktu istirahat bagi pendengaran anda.

2. Jauhi lokasi pengeras suara di Pub, Klub, ataupun Konser musik.

3. Ambil waktu istirahat secara teratur dari ruang dansa.

4. Gunakan penyumbat suara yang khusus digunakan di klub untuk mengurangi volume suara dan bukan kualitas suara.

KADAR SUARA:

Kamar sunyi di malam hari : 20 desibel

Pembicaraan sehari-hari : 60 desibel

Jalan Raya yang tengah sibuk : 70 desibel

Pesawat Lepas landas : 110 desibel

Peralatan musik pribadi : 105 desibel.

Senin, 18 Agustus 2008

Olahraga yuk...??

Semua orang akan menjadi tua. Menjadi tua tidak dapat dicegah. Proses menua ini akan berbeda pada setiap orang. Biasanya orang akan dikatakan tua setelah tanda-tanda menua mulai tampak pada umur 30 – 35 tahun. Bahkan ada orang yang sudah betul-betul nampak tua pada umur 40 tahun. Sebaliknya, ada yang nampak masih muda dan gagah serta kuat pada umur 60-70 tahun. Dari hasil penelitian yang dilakukan ternyata perubahan-perubahan menua tadi adalah hasil pola hidup yang pasif.

Dr. Bengt Stalin dengan teman-temannya di swedia mengadakan percobaan sebagai berikut :

Lima orang pria muda yang sehat disuruh tidur selama 20 hari. Setelah itu ternyata detak jantungnya menurun sebanyak 26 %, kemampuannya mengambiloksigen secara maksimal turun 27%, dan kapasitas pernapasannya turun 30%. Sedangkan jaringan otot-otot juga menurun. Dengan kondisi demikian kita dapat berbuat sesuatu agar masa tua selalu sehat dan segar bugar. Jenis olahraga yang dianjurkan adalah aerobik yaitu gerakan terus menerus yang dapat memperkuat jantung dan paru, contohnya; berjalan kaki, lari, berenang, bersepeda senam aerobik. Jalan, sangat baik dan aman untuk usia lanjut. Latihan olahraga ini dapat disesuaikan pada masing-masing orang dengan tingkat kebugaran jasmani yang berbeda-beda.

Apabila tidak pernah berolahraga sebelumnya mulailah dengan perlahan-lahan dan tingkatkan sedikit demi sedikit dalam jangka waktu 3-6 bulan, karena jika terlalu berambisi dengan berolahraga yang baru kita mulai biasanya berakhir dengan kelelahan yang luar biasa, atau bahkan cedera. Berolahraga sebaiknya 3-5 hari seminggu, setiap latihan 15-60 menit sampai berkeringat tanpa sesak napas.

Mulailah berolahraga dengan pemanasan dan setelahnya lakukan pendinginan dengan cara ini akan mencegah timbulnya kram dan cedera otot. Sebaiknya minumlah banyak air sebelum dan setelah latihan.

Sebelum berlatih, perlu anda ketahui denyut jantung yang dianjurkan, karena denyut jantung untuk menentukan intensitas dan tingkat keamanan dari olahraga yang anda lakukan. Batas aman dari denyut jantung yaitu;

· Denyut jantung maksimal bisa diperoleh dengan mengurangi angka 220 dengan umur anda.

(220 – umur anda) = denyut jantung maksimal untuk berlatih.

· Intensitas dari olahraga yang dapat dilakukan harus berada diantara 60-85% dari denyut maksimal. (denyut jantung maksimal untuk berlatih X 60/85 % = Intensitas olahraga.

· Tentukan tingjat kesehatan jasmani anda dalam latihan secara bertahap.

Tahap pemanasan

Pemanasan diperlukan untuk; mempersiapkan jantung dan paru sebelum latihan, memperlancar peredaran darah, meningkatkan suhu tubuh dan otot secara bertahap, mencegah kecelakaan dari otot dan tulang sendi.

Pemanasan terdiri atas dua tahap:

1. Pemanasan secara umum: menggerakkan seluruh tubuh secara berirama untuk meningkatkan peredaran darah dan suhu tubuh.

2. Pemanasan secara khusus: meregangkan tubuh dalam posisi statis dengan menggerakkannya secara khusus sesuai dengan latihan yang akan dilakukan. Mulailah meregangkan otot-otot dari kepala, leher, tangan, punggung atas, badan dan kaki.

Tahap latihan

Lakukan latihan aerobik selama 15-20 menit mulailah dengan pelan-pelan sampai napas terasa terengah-engah tetapi tidak sesak napas.

Tahap Pendinginan

Menghentikan latihan dengan perlahan untuk menurunkan denyut nadi secara teratur dan mencegah pening. Perlambat latihan anda, regangkan otot dalam posisi statis mulai dari bawah ke atas, kebalikan pemanasan.

Beberapa pengaruh jika kita melakukan olahraga :

1. Pengaruh olahraga akan meningkatkan efisiensi kerja paru-paru, seseorang yang terlatih bisa memproses udara lebih banyak dengan tenaga yang lebih sedikit.

Selama melakukan kerja yang melelahkan, seseorang yang terlatih mampu memproses udara hampir dua kali lipat per menit daripada yang tidak terlatih. Maka orang yang terlatih akan bisa menyediakan oksigen lebih banyak bagi tubuhnya untuk pembentukan energi.

2. Pengaruh olahraga meningkatkan efisiensi kerja jantung dalam beberapa segi. Jantung akan semakin kuat dan bisa memompakan darah lebih banyak dalam setiap denyutan, maka jumlah denyutan akan semakin berkurang. Seseorang yang terlatih mampu mengurangi frekuensi denyutan 20 kali per menit dari denyutan orang yang tidak terlatih.

3. Pengaruh olahraga meningkatkan jumlah dan ukuran pembuluh darah yang mengalir ke seluruh jaringan tubuh, sehingga bisa mengisi penuh seluruh jaringan tubuh dengan oksigen untuk pembentukan energi.

4. Pengaruh olahraga meningkatkan volume darah. Ini lebih meningkatkan sarana penyaluran oksigen ke seluruh jaringan tubuh.

5. Olahraga dapat meningkatkan ketegangan otot dan pembuluh darah, sehingga mampu mengubah jaringan lemak dan jaringan lunak menjadi kuat dan kokoh. Pada proses ini dapat menurunkan tekanan darah tinggi.

6. Olahraga akan meningkatkan konsumsi oksigen maksimal, dalam proses peningkatan ini meningkat pula kondisi tubuh seperti paru-paru, jantung, pembuluh darah, dan seluruh jaringan tubuh. Sehingga terbentuk pertahanan yang kuat terhadap penyakit.

Masih ada manfaat lain yang sulit dicatat karena sifatnya subyektif seperti : Belajar rileks, bisa menyesuaikan diri dan bisa tidur lebih nyenyak, bisa melakukan kerja lebih banyak tanpa merasa lelah. Jadi tinggal tunggu apalagi ? mari kita mulai berolahraga. Ingat, Men sana in corpori sano














Sabtu, 16 Agustus 2008

JENIS-JENIS NARKOBA




Opioid atau opiat berasal dari kata opium, jus dari bunga opium, Papaver somniverum, yang mengandung kira-kira 20 alkaloid opium, termasuk morfin. Nama Opioid juga digunakan untuk opiat, yaitu suatu preparat atau derivat dari opium dan narkotik sintetik yang kerjanya menyerupai opiat tetapi tidak didapatkan dari opium. opiat alami lain atau opiat yang disintesis dari opiat alami adalah heroin (diacethylmorphine), kodein (3-methoxymorphine), dan hydromorphone (Dilaudid).
EFEK SAMPING YANG DITIMBULKAN :

Mengalami pelambatan dan kekacauan pada saat berbicara, kerusakan penglihatan pada malam hari, mengalami kerusakan pada liver dan ginjal, peningkatan resiko terkena virus HIV dan hepatitis dan penyakit infeksi lainnya melalui jarum suntik dan penurunan hasrat dalam hubungan sex, kebingungan dalam identitas seksual, kematian karena overdosis.

GEJALA INTOKSITASI (KERACUNAN) OPIOID :

Konstraksi pupil ( atau dilatasi pupil karena anoksia akibat overdosis berat ) dan satu ( atau lebih ) tanda berikut, yang berkembang selama , atau segera setelah pemakaian opioid, yaitu mengantuk atau koma bicara cadel ,gangguan atensi atau daya ingat.

Perilaku maladaptif atau perubahan psikologis yang bermakna secara klinis misalnya: euforia awal diikuti oleh apatis, disforia, agitasi atau retardasi psikomotor, gangguan pertimbangaan, atau gangguan fungsi sosial atau pekerjaan ) yang berkembang selama, atau segera setelah pemakaian opioid.

GEJALA PUTUS OBAT :

Gejala putus obat dimulai dalam enam sampai delapan jam setelah dosis terakhir. Biasanya setelah suatu periode satu sampai dua minggu pemakaian kontinu atau pemberian antagonis narkotik.

Sindroma putus obat mencapai puncak intensitasnya selama hari kedua atau ketiga dan menghilang selama 7 sampai 10 hari setelahnya. Tetapi beberapa gejala mungkin menetap selama enam bulan atau lebih lama.

GEJALA PUTUS OBAT DARI KETERGANTUNGAN OPIOID ADALAH :

kram otot parah dan nyeri tulang, diare berat, kram perut, rinorea lakrimasipiloereksi, menguap, demam, dilatasi pupil, hipertensi takikardia disregulasi temperatur, termasuk pipotermia dan hipertermia.

Seseorang dengan ketergantungan opioid jarang meninggal akibat putus opioid, kecuali orang tersebut memiliki penyakit fisik dasar yang parah, seperti penyakit jantung.

Gejala residual seperti insomnia, bradikardia, disregulasi temperatur, dan kecanduan opiat mungkin menetap selama sebulan setelah putus zat. Pada tiap waktu selama sindroma abstinensi, suatu suntikan tunggal morfin atau heroin menghilangkan semua gejala. Gejala penyerta putus opioid adalah kegelisahan, iritabilitas, depresi, tremor, kelemahan, mual, dan muntah.





Turunan OPIOID (OPIAD) yang sering disalahgunakan adalah :


Getah tanaman Papaver Somniferum didapat dengan menyadap (menggores) buah yang hendak masak. Getah yang keluar berwarna putih dan dinamai "Lates". Getah ini dibiarkan mengering pada permukaan buah sehingga berwarna coklat kehitaman dan sesudah diolah akan menjadi suatu adonan yang menyerupai aspal lunak. Inilah yang dinamakan candu mentah atau candu kasar. Candu kasar mengandung bermacam-macam zat-zat aktif yang sering disalahgunakan. Candu masak warnanya coklat tua atau coklat kehitaman. Diperjual belikan dalam kemasan kotak kaleng dengan berbagai macam cap, antara lain ular, tengkorak,burung elang, bola dunia, cap 999, cap anjing, dsb. Pemakaiannya dengan cara dihisap.

Morfin

Morfin adalah hasil olahan dari opium/candu mentah. Morfin merupaakan alkaloida utama dari opium ( C17H19NO3 ) . Morfin rasanya pahit, berbentuk tepung halus berwarna putih atau dalam bentuk cairan berwarna. Pemakaiannya dengan cara dihisap dan disuntikkan.

Heroin (Putaw)

Heroin mempunyai kekuatan yang dua kali lebih kuat dari morfin dan merupakan jenis opiat yang paling sering disalahgunakan orang di Indonesia pada akhir - akhir ini . Heroin, yang secara farmakologis mirip dengan morfin menyebabkan orang menjadi mengantuk dan perubahan mood yang tidak menentu. Walaupun pembuatan, penjualan dan pemilikan heroin adalah ilegal, tetapi diusahakan heroin tetap tersedia bagi pasien dengan penyakit kanker terminal karena efek analgesik dan euforik-nya yang baik.


Codein

Codein termasuk garam / turunan dari opium / candu. Efek codein lebih lemah daripada heroin, dan potensinya untuk menimbulkan ketergantungaan rendah. Biasanya dijual dalam bentuk pil atau cairan jernih. Cara pemakaiannya ditelan dan disuntikkan.




Damerol

Nama lain dari Demerol adalah pethidina. Pemakaiannya dapat ditelan atau dengan suntikan. Demerol dijual dalam bentuk pil dan cairan tidak berwarna.






Methadone

Saat ini Methadone banyak digunakanorang dalam pengobatan ketergantungan opioid. Antagonis opioid telah dibuat untuk mengobati overdosis opioid dan ketergantungan opioid. Sejumlah besar narkotik sintetik (opioid) telah dibuat, termasuk meperidine (Demerol), methadone (Dolphine), pentazocine (Talwin), dan propocyphene (Darvon). Saat ini Methadone banyak digunakan orang dalam pengobatan ketergantungan opioid. Antagonis opioid telah dibuat untuk mengobati overdosis opioid dan ketergantungan opioid. Kelas obat tersebut adalah nalaxone (Narcan), naltrxone (Trexan), nalorphine, levalorphane, dan apomorphine. Sejumlah senyawa dengan aktivitas campuran agonis dan antagonis telah disintesis, dan senyawa tersebut adalah pentazocine, butorphanol (Stadol), dan buprenorphine (Buprenex). Beberapa penelitian telah menemukan bahwa buprenorphine adalah suatu pengobatan yang efektif untuk ketergantungan opioid. Nama popoler jenis opioid : putauw, etep, PT, putih.












PENGERTIAN NARKOBA


NARKOTIKA
(Menurut UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 22 TAHUN 1997, TENTANG NARKOTIKA)



  1. Narkotika adalah zat atau obat yang berasal dari tanaman atau bukan tanaman baik sintetis maupun semi sintetis yang dapat menyebabkan penurunan atau perubahan kesadaran, hilangnya rasa, mengurangi sampai menghilangkan rasa nyeri, dan dapat menimbulkan ketergantungan, yang dibedakan ke dalam golongan-golongan sebagaimana terlampir dalam undang-undang ini atau yang kemudian ditetapkan dengan Keputusan Menteri Kesehatan.
  2. Produksi adalah kegiatan atau proses menyiapkan, mengolah, membuat, menghasilkan, mengemas dan / atau mengubah bentuk narkotik termasuk mengekstraksi, mengkonversi atau merakit narkotia untuk memproduksi obat.
  3. Impor adalah kegiatan memasukkan narkotika ke dalam Daerah Pabean.
  4. Ekspor adalah kegiatan mengeluarkan narkotika dari Daerah Pabean.
  5. Peredaran gelap narkotika adalah setiap kegiatan atau serangkaian kegiatan yang dilakukan secara tanpa hak dan melawan hukum yang ditetapkan sebagai tindak pidana narkotika.
  6. Surat persetujuan Impor adalah surat persetujuan Menteri Kesehatan untuk mengimpor narkotika.
  7. Surat persetujuan Ekspor adalah surat persetujuan Menteri Kesehatan untuk mengimpor narkotika.
  8. Pengangkutan adalah setiap kegiatan atau serangkaian kegiatan memindahkan narkotika dari satu tempat ketempat lain, dengan cara moda atau sarana angkutan apapun.
  9. Pedagang besar farmasi adalah perusahan berbentuk badan hukum yang memiliki izin dari Menteri Kesehatan untuk melakukan kegiatan penyaluran sediaan farmasi termasuk narkotika dan alat kesehatan.
  10. Pabrik obat adalah perusahan berbentuk badan hukum yang memiliki izin dari Menteri Kesehatan untuk melakukan kegiatan produksi serta penyaluran obat dan bahan obat termasuk narkotika.
  11. Transito narkotika adalah pengangkutan narkotika dari suatu negara ke negara lain dengan melalui dan singgah di Wilayah Negara Republik Indonesia yang terdapat Kantor Pabean dengan atau berganti sarana angkutan.
  12. Pecandu adalah orang yang menggunakan / menyalahgunakan narkotika dan dalam keadaan ketergantungan pada narkotika baik secara fisik maupun psikis.
  13. Ketergantungan narkotika adalah gejala dorongan untuk menggunakan narkotika secara terus menerus, toleransi dan gejala putus narkotika apabila penggunaan dihentikan.
  14. Penyalahgunaan adalah orang yang menggunakan narkotika tanpa sepengetahuan dan pengawasan dokter.
  15. Rehabilitasi medis adalah suatu proses kegiatan pemulihan secara terpadu untuk membebaskan pecandu dari ketergantungan narkotika.
  16. Rehabilitasi sosial adalah suatu proses kegiatan pemulihan secara terpadu baik fisik, mental maupun sosial agar bekas pecandu narkotika dapat kembali melaksanakan fungsi sosial dalam kehidupan masyarakat.
  17. Permufakatan jahat adalah perbuatan dua orang atau lebih dengan maksud bersepakat untuk melakukan tindak pidana narkotika.
  18. Penyadapan adalah kegiatan atau serangkaian kegiatan penyelidikan dan / atau penyidikan yang dilakukan dilakukan Oleh Penyidik Pejabat Polisi Negara Republik Indonesia dengan cara melakukan penyadapan pembicaraan melalui telepon dan atau alat komunikasi elektronika lainnya.
  19. Korporasi adalah kumpulan teroganisasi dari orang dan / atau kekayaan baik merupakan badan hukum maupun bukan.

Data HIV dan AIDS

A. Kumulatif Kasus AIDS s/d 31 Maret 2008

  1. Sampai dengan 31 Maret 2008 secara kumulatif jumlah kasus AIDS yang dilaporkan adalah sebagai berikut :
  2. Kasus AIDS : 11868
    Provinsi yang melaporkan : 32 provinsi
    Kabupaten/Kota yang melaporkan :194 kab/kota

  3. Ratio kasus AIDS antara laki-laki dan perempuan adalah 3,79 :1.
  4. Cara penularan kasus AIDS kumulatif yang dilaporkan melalui IDU 49,2%, Heteroseksual 42,8%, dan Homoseksual 3,8%.
  5. Proporsi kumulatif kasus AIDS tertinggi dilaporkan pada kelompok umur 20-29 tahun (53,62%), disusul kelompok umur 30-39 tahun (27,79%) dan kelompok umur 40-49 tahun (7,89%).
  6. Kasus AIDS terbanyak dilaporkan dari DKI Jakarta, Jawa Barat, Papua, Jawa Timur, Bali, Kalimantan Barat, Sumatera Utara, Jawa Tengah, Kepulauan Riau, dan Sumatera Barat.
  7. Rate kumulatif kasus AIDS Nasional sampai dengan 31 Maret 2008 adalah 5,23 per 100.000 penduduk (berdasarkan data BPS 2005, jumlah penduduk Indonesia 227.132.350 jiwa).
  8. Rate kumulatif kasus AIDS tertinggi dilaporkan dari provinsi Papua (14,4 kali angka nasional), DKI Jakarta (6,5 kali angka nasional), Bali (4,4 kali angka
    nasional), Kep. Riau (3,9 kali angka nasional), Kalimantan Barat (3,6 kali angka nasional), Maluku (2,2 kali angka nasional), Papua Barat (1,9 kali angka nasional), Bangka Belitung (1,3 kali angka nasional), dan Sulawesi Utara (1,1 kali angka nasional).
  9. Proporsi kasus AIDS yang dilaporkan telah meninggal adalah 20,95%.
  10. Pada triwulan ini terdapat 5 kab/kota baru yang melaporkan kasus AIDS, yaitu Kabupaten Pidies (NAD), Kabupaten Bandung dan Kota Cirebon (Jawa Barat), Kabupaten Klaten (Jawa Tengah) dan Kabupaten Sintang (kalimantan Barat).
  11. Infeksi oportunistik yang terbanyak dilaporkan adalah :
    • TBC : 6367
    • Diare kronis : 3834
    • Kandidiasis oro-faringeal : 3769
    • Dermatitis generalisata : 1008
    • Limfadenopati generalisata : 534

B. Kasus AIDS periode Januari s/d Maret 2008

  1. Dalam periode Januari sd Maret 2008 diterima laporan AIDS sebanyak 727 kasus.
    Data diterima dari 19 provinsi.
  2. Provinsi yang melaporkan kasus AIDS adalah NAD (4 kasus), Sumatera Utara (4 kasus), Kep. Riau (8 kasus), Sumatera Barat (34 kasus), Jambi (2 kasus), Lampung (24 kasus), Kep. Bangka Belitung (1 kasus), DKI Jakarta (29 kasus), Jawa Barat (160 kasus), Jawa Tengah (29 kasus), DI Yogyakarta (23 kasus), Jawa Timur (68 kasus), Banten (6 kasus), Bali (64 kasus), NTB (5 kasus), Kalimantan Barat (212 kasus), Kalimantan Tengah (3 kasus), Kalimantan Selatan (8 kasus), Papua (43 kasus).
  3. Cara penularan kasus AIDS kumulatif yang dilaporkan melalui Heterosex 57,36%, IDU 38,38%, dan Homosex 2,89%.
  4. Proporsi kumulatif kasus AIDS tertinggi dilaporkan pada kelompok umur 20-29 tahun (47,04%), disusul kelompok umur 30-39 tahun (25,17%) dan kelompok umur 40-49 tahun (5,64%).
  5. Proporsi kasus AIDS yang dilaporkan telah meninggal adalah 16,7%.

II. Situasi HIV
A. Kumulatif Infeksi HIV s/d Maret 2008

  1. Hasil estimasi populasi rawan tertular HIV tahun 2006 adalah 193.000
  2. Infeksi HIV yang dilaporkan sd Maret 2008 sebanyak 6130
  3. Sumber pelaporan :
    • Rumah Sakit : 1299
    • Puskesmas : 8
    • Dokter swasta : 58
    • Laboratorium : 136
    • PMI : 143
    • Dinas Kesehatan : 4245 (merupakan rekapitulasi laporan dari rumah sakit dan hasil survey)
    • Yayasan : 225
    • Lain-lain : 16

B. Infeksi HIV periode Januari s/d Maret 2008

  1. Dalam periode Januari s/d Maret 2008 diterima laporan infeksi HIV sebanyak 64.
  2. Data diterima dari 9 provinsi, bersumber dari :
    • Rumah Sakit : 38
    • Puskesmas : 6
    • Dinas Kesehatan : 20





[Sumber: Departemen Kesehatan RI]

MITOS HIV / AIDS

Apakah gigitan nyamuk membawa risiko terinfeksi HIV?

HIV tidak menyebar melalui gigitan nyamuk atau gigitan serangga lainnya. Bahkan bila virus masuk ke dalam tubuh nyamuk atau serangga yang menggigit atau mengisap darah, virus tersebut tidak dapat mereproduksi dirinya dalam tubuh serangga. Karena serangga tidak dapat terinfeksi HIV, serangga tidak dapat menularkannya ke tubuh manusia yang digigitnya.

Apakah saya harus khawatir tertular HIV saat melakukan kegiatan olah raga?

Tidak terdapat bukti bahwa HIV dapat ditularkan ketika seseorang melakukan olah raga.

Bisakah saya terkena HIV dari bersentuhan secara biasa? (berjabat tangan, berpelukan, menggunakan toilet, minum dari gelas yang juga digunakan oleh seseorang yang terkena HIV, atau berada berdekatan dengan seseorang yang terinfeksi yang sedang bersin atau batuk)?

HIV tidak ditularkan oleh kontak sehari-hari dalam kegiatan sosial, di sekolah, ataupun di tempat kerja. Anda tidak dapat terinfeksi lantaran anda berjabat tangan, berpelukan, menggunakan toilet yang sama atau minum dari gelas yang sama dengan seseorang yang terinfeksi HIV, atau terpapar batuk atau bersin penyandang infeksi HIV.

Apakah HIV hanya menjangkiti kaum homoseksual dan pengguna narkoba saja?

Tidak. Setiap orang yang melakukan hubungan seks yang tak terlindungi, berbagi penggunaan alat suntikan, atau diberi transfusi dengan darah yang terkontaminasi dapat terinfeksi HIV. Bayi dapat terinfeksi HIV dari ibunya selama masa kehamilan, selama proses persalinan, atau setelah kelahiran melalui pemberian air susu ibu.

Sebanyak 90% kasus HIV merupakan akibat dari penularan seksual dan 60-70%kasus HIV terjadi di kalangan heteroseksual.

Apakah kita dapat mengetahui bahwa seseorang terkena HIV hanya dengan melihat dari penampilannya?

Kita tidak dapat mengetahui bahwa seseorang menyandang HIV atau AIDS hanya dengan melihat penampilan mereka. Seseorang yang terinfeksi HIV bisa saja nampak sehat dan merasa baik-baik saja, namun mereka tetap dapat menularkan virus itu ke anda. Tes darah merupakan satu-satunya cara untuk mengetahui apakah seseorang terinfeksi HIV atau tidak.

Bisakah saya terjangkit lebih dari satu infeksi menular seksual (IMS) pada saat yang bersamaan?

Ya. Anda dapat terkena lebih dari satu infeksi penyakit menular (IMS) pada saat yang bersamaan. Masing-masing infeksi memerlukan pengobatannya sendiri. Anda tidak dapat menjadi kebal terhadap IMS. Anda juga dapat terkena infeksi yang sama berkali-kali. Banyak pria dan wanita yang tidak merasa atau melihat gejala awal apapun ketika mereka pertama kali terinfeksi dengan IMS, kendatipun mereka masih bisa menulari pasangan seksualnya.

Ketika seseorang sedang menjalani terapi antiretroviral, dapatkan dia menularkan HIV kepada orang lain?

Terapi antiretroviral tidak dapat mencegah penularan virus ke orang lain. Terapi dapat membantu menurunkan jumlah virus ke tingkat yang tidak terdeteksi, namun HIV masih tetap ada dalam tubuh, dan dapat ditularkan ke orang lain melalui hubungan seksual, dengan bergantian memakai peralatan suntikan, atau melalui ibu yang menyusui bayinya.

TES HIV

Apakah tes HIV?

Tes HIV merupakan pengujian untuk mengetahui apakah HIV ada dalam tubuh seseorang. Tes HIV yang umumnya digunakan adalah yang mendeteksi antibodi yang diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh dalam merespons HIV, karena antibodi itu lebih mudah (dan lebih murah) dideteksi dibanding pendeteksian virus itu sendiri. Antibodi diproduksi oleh sistem kekebalan tubuh dalam merespons suatu infeksi.

Bagi sebagian besar orang, antibodi tersebut memerlukan waktu tiga bulan untuk berkembang. Dalam beberapa kasus yang jarang terjadi, antibodi ini perlu sampai enam bulan untuk berkembang.



Setelah kemungkinan pajanan, berapa lamakah saya harus menunggu sebelum menjalani tes HIV?

Hendaknya anda menunggu tiga bulan setelah pajanan sebelum dites HIV. Walaupun tes antibodi HIV sangat sensitif, ada "periode jendela" selama tiga sampai 12 minggu, yang merupakan periode antara terinfeksi HIV dengan kemunculan antibodi yang dapat dideteksi. Dalam hal tes anti HIV paling sensitif yang saat ini direkomendasikan, ?periode jendela?-nya adalah sekitar tiga minggu. Periode ini bisa saja lebih lama bila tes yang kurang sensitif yang digunakan.

Selama "periode jendela", orang yang terinfeksi HIV tidak memiliki antibodi yang dapat dideteksi oleh tes HIV dalam darahnya. Kendatipun demikian, seseorang mungkin sudah memiliki HIV dalam kadar tinggi dalam cairan tubuhnya seperti darah, cairan semen, cairan vagina, dan ASI. HIV dapat ditularkan ke orang lain selama "periode jendela" ini, walau tes HIV mungkin saja tidak menunjukkan bahwa anda tidak terinfeksi HIV.



Mengapa saya harus menjalani tes HIV?

Ada dua keuntungan penting bila anda mengetahui status HIV. Pertama, bila anda terinfeksi HIV, anda dapat mengambil langkah-langkah yang dipandang perlu sebelum gejala muncul, yang secara potensial dapat memperpanjang hidup anda selama beberapa tahun. Kedua, bila anda tahu bahwa anda terinfeksi, anda dapat mengambil segala kewaspadaan yang dipandang perlu untuk mencegah penyebaran HIV kepada orang lain.



Di mana saya dapat menjalani tes/ pemeriksaan?

Banyak tempat di mana anda dapat dites HIV: di kantor praktek dokter swasta, departemen kesehatan setempat, rumah sakit, klinik keluarga berencana, dan tempat-tempat yang secara khusus dibangun untuk pengetesan HIV. Cobalah untuk mencari tahu tentang tes di tempat dimana konseling HIV/AIDS diberikan.



Apakah hasil tes saya bersifat rahasia?

Semua orang yang melakukan tes HIV harus memberikan izin sebelum dites. Hasil tes harus mutlak dijaga kerahasiaannya.

Ada berbagai jenis tes yang tersedia:

* Tes HIV rahasia

Para ahli kesehatan yang menangani tes HIV menyimpan hasil tes dalam data medis secara rahasia. Hasil tidak dapat dibagi dengan orang lain tanpa izin tertulis dari orang yang dites.

* Tes HIV Anonim

nama orang yang dites tidak digunakan dalam kaitannya dengan tes tersebut. Sebagai gantinya, sebuah nomor kode diterakan dalam tes, yang memungkinkan individu yang dites menerima hasil tes. Tidak ada dokumen tersimpan yang dapat mengaitkan orang dengan tesnya.

Kerahasiaan bersama (shared confidentiality) dianjurkan, dalam artian kerahasiaan tersebut juga dipegang oleh orang lain yang mungkin meliputi anggota keluarga, orang yang dicintai, para pengasuh, dan teman-teman yang layak dipercaya. Namun perlu hati-hati dalam membuka hasil tes HIV karena dapat menimbulkan diskriminasi dalam perawatan kesehatan, serta lingkungan profesi dan sosial. Oleh karena itu keputusan atas kerahasiaan bersama harus sepenuhnya atas kehendak orang yang akan dites. Walaupun hasil tes HIV sebaiknya tetap dijaga kerahasiaannya, para ahli seperti konselor, pekerja sosial, dan pekerja kesehatan perlu juga untuk mengetahui status HIV-positif seseorang dalam upaya memberikan perawatan yang sesuai.



Apa yang harus saya lakukan ketika saya terjangkit HIV?

Berkat perkembangan pengobatan baru, kini terdapat lebih banyak orang yang hidup dengan HIV (ODHA) dapat menjalani hidup yang lebih sehat dan lebih lama. Sangatlah penting bagi anda untuk memiliki dokter yang tahu bagaimana cara perawatan HIV. Konselor atau perawat terlatih dapat memberikan konseling dan merekomendasikan dokter yang tepat.

Selain itu, anda dapat melakukan hal-hal berikut agar tetap sehat:

* Ikuti petunjuk dokter anda. Atur dan tepai janji dengan dokter. Bila dokter anda memberi resep, minumlah sesuai dengan yang tertera dalam resepnya.
* Lakukan imunisasi (suntikan) untuk mencegah infeksi seperti pneumonia dan flu (setelah berkonsultasi dengan dokter anda).
* Bila anda merokok atau anda menggunakan obat-obatan yang tidak diresepkan oleh dokter anda, segera hentikan.
* Makan makanan yang sehat.
* Berolahragalah secara teratur agar tetap sehat dan kuat.
* Tidur dan beristirahatlah dengan cukup.



Apa artinya bila tes HIV saya hasilnya negatif?

Hasil tes yang negatif berarti bahwa di dalam darah anda, tidak terdapat antibodi HIV saat Anda melakukan tes. Bila anda negatif, pastikan bahwa anda tetap seperti itu: pelajari berbagai fakta mengenai penularan HIV dan hindarkan diri agar tidak terjerumus dalam perilaku yang tidak aman.

Kendatipun demikian, masih terdapat kemungkinan terinfeksi, karena sistem kekebalan tubuh memerlukan waktu sampai tiga bulan untuk memproduksi antibodi dalam jumlah yang cukup untuk mengindikasikan infeksi dalam tes darah anda. Sangat disarankan untuk melakukan tes ulang beberapa waktu setelah tes pertama itu, dan seraya menunggunya, anda bersifat waspada. Selama "periode jendela" sangat besar kemungkinan seseorang untuk menularkan, dan karenanya, anda hendaknya melakukan berbagai upaya untuk mencegah kemungkinan terjadinya penularan.

PERAWATAN HIV / AIDS

Adakah obat untuk HIV?

Tidak. Tidak ada obat yang dapat sepenuhnya menyembuhkan HIV/AIDS. Perkembangan penyakit dapat diperlambat namun tidak dapat dihentikan sepenuhnya. Kombinasi yang tepat antara berbagai obat-obatan antiretroviral dapat memperlambat kerusakan yang diakibatkan oleh HIV pada sistem kekebalan tubuh dan menunda awal terjadinya AIDS.

Jenis pengobatan dan perawatan apakah yang tersedia?

Pengobatan dan perawatan yang ada terdiri dari sejumlah unsur yang berbeda, yang meliputi konseling dan tes mandiri (VCT), dukungan bagi pencegahan penularan HIV, konseling tindak lanjut, saran-saran mengenai makanan dan gizi, pengobatan IMS, pengelolaan efek nutrisi, pencegahan dan perawatan infeksi oportunistik (IOS), dan pemberian obat-obatan antiretroviral.

Apakah obat anti retroviral itu?

Obat antiretroviral digunakan dalam pengobatan infeksi HIV. Obat-obatan ini bekerja melawan infeksi itu sendiri dengan cara memperlambat reproduksi HIV dalam tubuh.

Bagaimana cara kerja obat antiretroviral?

Dalam suatu sel yang terinfeksi, HIV mereplikasi diri, yang kemudian dapat menginfeksi sel-sel lain dalam tubuh yang masih sehat. Semakin banyak sel yang diinfeksi HIV, semakin besar dampak yang ditimbulkannya terhadap kekebalan tubuh (immunodeficiency). Obat-obatan antiretroviral memperlambat replikasi sel-sel, yang berarti memperlambat penyebaran virus dalam tubuh, dengan mengganggu proses replikasi dengan berbagai cara.

* Penghambat Nucleoside Reverse Transcriptase (NRTI)

HIV memerlukan enzim yang disebut reverse transcriptase untuk mereplikasi diri. Jenis obat-obatan ini memperlambat kerja reverse transcriptase dengan cara mencegah proses pengembangbiakkan materi genetik virus tersebut.

* Penghambat Non-Nucleoside Reverse Transcriptase (NNRTI)

Jenis obat-obatan ini juga mengacaukan replikasi HIV dengan mengikat enzim reverse transcriptase itu sendiri. Hal ini mencegah agar enzim ini tidak bekerja dan menghentikan produksi partikel virus baru dalam sel-sel yang terinfeksi.

* Penghambat Protease (PI)

Protease merupakan enzim pencernaan yang diperlukan dalam replikasi HIV untuk membentuk partikel-partikel virus baru. Protease memecah belah protein dan enzim dalam sel-sel yang terinfeksi, yang kemudian dapat menginfeksi sel yang lain. Penghambat protease mencegah pemecah-belahan protein dan karenanya memperlambat produksi partikel virus baru.

Obat-obatan lain yang dapat menghambat siklus virus pada tahapan yang lain (seperti masuknya virus dan fusi dengan sel yang belum terinfeksi) saat ini sedang diujikan dalam percobaan-percobaan klinis.

Apakah obat antiretroviral efektif?

Penggunaan ARV dalam kombinasi tiga atau lebih obat-obatan menunjukkan dapat menurunkan jumlah kematian dan penyakit yang terkait dengan AIDS secara dramatis. Walau bukan solusi penyembuhan, kombinasi terapi ARV dapat memperpanjang hidup orang penyandang HIV-positif, membuat mereka lebih sehat, dan hidup lebih produktif dengan mengurangi varaemia (jumlah HIV dalam darah) dan meningkatkan jumlah sel-sel CD4+ (sel-sel darah putih yang penting bagi sistem kekebalan tubuh).

Supaya pengobatan antiretroviral dapat efektif untuk waktu yang lama, jenis obat-obatan antiretroviral yang berbeda perlu dikombinasikan. Inilah yang disebut sebagai terapi kombinasi. Istilah 'Highly Active Anti-Retroviral Therapy' (HAART) digunakan untuk menyebut kombinasi dari tiga atau lebih obat anti HIV.

Bila hanya satu obat digunakan sendirian, diketahui bahwa dalam beberapa waktu, perubahan dalam virus menjadikannya mampu mengembangkan resistensi terhadap obat tersebut. Obat tersebut akhirnya menjadi tidak efektif lagi dan virus mulai bereproduksi kembali dalam jumlah yang sama seperti sebelum dilakukan pengobatan. Bila dua atau lebih obat-obatan digunakan bersamaan, tingkat perkembangan resistensi dapat dikurangi secara substansial. Biasanya, kombinasi tersebut terdiri atas dua obat yang bekerja menghambat reverse transcriptase enzyme dan satu obat penghambat protease. Obat-obatan anti retroviral hendaknya hanya diminum di bawah pengawasan medis.

Mengapa ARV tidak siap tersedia?

Di negara-negara berkembang, hanya sekitar 5% dari mereka yang membutuhkan dapat memperoleh pengobatan antiretroviral, sementara di negera-negara berpendapatan tinggi akses tersebut hampir universal. Masalahnya adalah harga obat-obatan yang tinggi, infrastruktur perawatan kesehatan yang tidak memadai, dan kurangnya sumber pembiayaan, menghalangi penggunaan perawatan kombinasi ARV secara meluas di negara-negara berpenghasilan rendah dan menengah.

Sebanyak 12 obat-obatan ARV telah diikutsertakan dalam Daftar Obat-obatan Esensial WHO (WHO Essential Medicines List). Diikutsertakannya ARV dalam Daftar Obat-obatan Esensial WHO akan mendorong pemerintah di negara-negara dengan epidemi tinggi untuk lebih memperluas pendistribusian obat-obatan esensial tersebut kepada mereka yang memerlukannya. Sementara itu, meningkatnya komitmen ekonomi dan politik di tahun-tahun terakhir ini, yang distimulir oleh orang yang hidup dengan HIV/AIDS (ODHA), masyarakat sipil dan mitra lainnya, telah membuka ruang bagi perluasan akses terhadap terapi HIV secara luar biasa.

Perawatan jenis apakah yang tersedia ketika akses ARV tidak tersedia?

Unsur-unsur perawatan lain dapat membantu mempertahankan kualitas hidup tinggi saat ARV tidak tersedia. Unsur-unsur ini meliputi nutrisi yang memadai, konseling, pencegahan dan pengobatan infeksi oportunistik, dan menjaga kesehatan pada umumnya.

Apakah PEP itu?

Perawatan Pencegahan Pasca Pajanan terdiri dari pengobatan, tes laboratorium dan konseling. Pengobatan PEP harus dimulai dalam hitungan jam dari saat kemungkinan pajanan HIV dan harus berlanjut selama sekitar empat minggu. Pengobatan PEP belum terbukti dapat mencegah penularan HIV. Kendatipun demikian, kajian-kajian penelitian menunjukkan bahwa bila pengobatan dapat dilaksanakan lebih cepat setelah kemungkinan pajanan HIV (idealnya dalam waktu dua jam dan tak lebih dari 72 jam setelah pajanan), pengobatan tersebut mungkin bermanfaat dalam mencegah infeksi HIV.